Semua halaman panduan

Banyak toko & banyak outlet

Di Kassa ada dua tingkat: **toko** dan **outlet**. Satu akun boleh punya beberapa toko, dan satu toko boleh punya beberapa outlet. Dua hal ini sering tertukar padahal akibatnya beda jauh — jadi kita bahas bedanya dulu, baru cara pakainya.

Bedanya toko dan outlet

Outlet itu cabang di dalam satu toko: tempat kedua, konter kedua, atau dapur kedua yang diurus dari panel yang sama. Toko itu usaha yang berdiri sendiri — alamatnya sendiri, datanya sendiri, tagihannya sendiri.

Di layar, outlet sering disebut juga cabang. Artinya sama; di panduan ini dua kata itu dipakai bergantian.
Yang dibandingkanTokoOutlet
Alamat panelnyaPunya alamat sendiri, mis. `tokoku.kassapos.id`Ikut tokonya — satu alamat untuk semua cabang
Jenis usahaDipilih waktu toko dibuatSelalu ikut tokonya
Daftar jualan, pelanggan, promo, laporanBenar-benar terpisah antar tokoDipakai bersama; daftar jualan dan stok bisa dipisah lewat pengaturan
Karyawan & PIN kasirDidaftarkan per tokoDipakai bersama di semua cabang
Saldo langgananSatu per tokoIkut tokonya
Biaya harianDihitung per cabang
Cara pindahKartu akun di pojok kanan atasTombol outlet di header
Yang paling sering bikin bingung: semua outlet dalam satu toko pasti jenis usahanya sama. Tidak ada cara bikin satu cabang beda jenis dari tokonya. Kalau jenis usaha tokonya diganti, semua cabangnya ikut berubah.

Kapan nambah outlet, kapan nambah toko

  • Nambah outlet kalau cabang barunya jualan hal yang sama: jenis usahanya sama, karyawannya boleh dipakai bersama, dan kamu mau lihat gabungannya dalam satu laporan.
  • Nambah toko kalau usahanya beda jenis — misalnya kafe yang sudah jalan lalu buka konter laundry. Jenis usaha ikut toko, jadi cuma ini jalannya.
  • Nambah toko juga kalau mau dipisah total: karyawan sendiri, laporan sendiri, tagihan sendiri — misalnya cabang yang dipegang orang lain.
Outlet tidak bisa diubah jadi toko, begitu juga sebaliknya. Tentukan dulu bentuknya sebelum mulai isi data.

Nambah toko dan pindah-pindah toko

  1. Klik kartu akun di pojok kanan atas, lalu pilih Tambah toko. Menu ini cuma ada untuk pemilik.
  2. Pilih jenis usaha toko barunya.
  3. Isi Nama bisnis dan Alamat toko. Alamat inilah yang jadi alamat panelnya, dan langsung dicek bisa dipakai atau tidak sambil kamu ngetik.
  4. Toko baru langsung bisa dipakai. Masa coba 14 hari cuma sekali per akun, bukan per toko — jadi kalau kamu sudah pernah pakai, toko kedua langsung kena biaya harian biasa.

Mau pindah toko? Buka kartu akun yang sama. Daftar tokomu ada di situ lengkap dengan jenis usahanya, dan toko yang lagi dibuka ditandai. Pilih toko lain, dan alamatnya ikut pindah — pindah toko memang pindah alamat, bukan cuma ganti tampilan. Di HP, daftar yang sama ada di menu Lainnya.

Kalau panelnya sudah kamu pasang jadi aplikasi di HP, buka toko lain akan memunculkan jendela peramban — satu aplikasi terpasang cuma untuk satu alamat. Kalau dua toko sama-sama sering dibuka, pasang aplikasinya masing-masing.

Nambah outlet dan cara ganti cabang

  1. Buka Pengaturan Toko → Outlet & Cabang. Jalan pintasnya: klik tombol outlet di header, lalu pilih Tambah outlet di paling bawah.
  2. Klik Tambah Outlet, isi nama dan alamatnya. Jenis usaha tidak ditanya — ikut tokomu.
  3. Centang Outlet Utama kalau cabang itu yang jadi patokan toko. Outlet utama tidak bisa dihapus.

Kalau cabangnya sudah lebih dari satu, tombol outlet di header dipakai buat ganti cabang. Pilihanmu diingat sampai diganti, dan halaman yang datanya per cabang — dashboard, laporan, arus kas, shift, transaksi — ikut pilihan itu. Pilih Semua Outlet kalau mau lihat gabungan semuanya.

Di beberapa halaman tombolnya sengaja mati: Pengaturan Toko, Asisten AI, dan Kredit & Tagihan berlaku untuk seluruh toko, jadi tidak ada yang perlu dipilih. Halaman stok juga mati kalau stoknya tidak dipisah per cabang — lihat pengaturan di bawah.

Tiga pengaturan multi-outlet

Ketiganya ada di Pengaturan Toko → Outlet & Cabang, di panel Pengaturan Multi-Outlet. Ini yang menentukan apa yang dipakai bersama antar cabang dan apa yang berdiri sendiri.

PengaturanBawaanKalau menyalaKalau dimatikan
Pusatkan menu & hargaMenyalaSemua cabang pakai satu daftar jualan dan satu hargaTiap cabang punya daftar jualannya sendiri; halaman katalog cuma menampilkan milik cabang yang lagi dipilih
Stok terpisah per outletMenyalaStok dihitung per cabang, dan tombol outlet menyaring halaman stokStok digabung jadi satu angka; halaman stok terkunci di Semua Outlet
Transfer stok antar outletMatiTombol Transfer Stok muncul di halaman stok — kepakai mulai dari dua cabangTidak ada tombol transfer
Mematikan Pusatkan menu & harga tidak menghapus apa pun. Halaman katalog cuma mulai menyaring per cabang, jadi barang yang tercatat di cabang lain tidak ikut muncul selama cabang itu tidak dipilih.

Stok dan laporan antar cabang

Laporan Stok per Outlet menaruh stok tiap cabang bersebelahan dalam satu tabel — di situ kelihatan cabang mana yang menumpuk dan mana yang mau habis.

Kalau pengaturan Transfer stok antar outlet menyala dan tokomu punya lebih dari satu cabang, tombol Transfer Stok muncul di halaman stok. Pilih barangnya, cabang tujuan, dan jumlahnya. Stok berkurang di cabang asal dan nambah di cabang tujuan, dan dua-duanya tercatat lengkap dengan nama cabang lawannya.

  • Jumlah yang dikirim tidak boleh lebih besar dari stok di cabang asal.
  • Cabang tujuan tidak boleh sama dengan cabang asal.

Laporan lain tidak memecah angkanya per cabang; isinya ikut tombol outlet di header. Jadi kalau mau membandingkan cabang: buka laporan yang sama, ganti cabangnya di header, lalu bandingkan. Menu Shift menyebut cabang tiap shift, jadi selisih kas selalu bisa ditelusuri ke cabangnya.

Kasir di banyak cabang

Aplikasi kasir juga terikat cabang. Waktu buka shift, kasir memilih cabang tempat dia kerja — kecuali akunnya memang sudah dipatok ke satu cabang.

Satu cabang cuma boleh punya satu shift terbuka dalam satu waktu. Kalau kasir berikutnya tidak bisa buka shift, biasanya shift sebelumnya di cabang itu belum ditutup.

Tagihan kalau punya banyak cabang

Biaya harian Kassa dihitung per cabang, bukan per toko. Sekali sehari tiap cabang dinilai dari omzetnya sendiri kemarin, lalu tarifnya dipotong dari saldo langganan tokomu. Jadi toko dengan dua cabang bayar dua kali.

  • Karena dinilai sendiri-sendiri, cabang yang lagi sepi tidak ikut jadi mahal gara-gara cabang yang ramai.
  • Riwayat tagihan mencatat satu baris untuk tiap cabang tiap hari, termasuk cabang yang hari itu tidak kena potongan.
  • Saldo langganan dan Saldo AI tetap satu per toko, bukan per cabang. Selama masa coba, tidak ada cabang yang ditagih.
  • Masa coba 14 hari cuma sekali per akun, bukan per toko. Toko kedua tidak dapat masa coba baru.
Ringkasnya: nambah cabang berarti nambah satu biaya harian di toko yang sama. Nambah toko berarti saldo langganannya benar-benar terpisah — tapi tidak dapat masa coba baru. Rincian tarif dan golongannya ada di Biaya & langganan.